Kamis, 25 September 2025

Urgensi Belajar Bahasa Arab

 

Mungkin kita beranggapan, kenapa harus belajar Bahasa arab. Biarlah orang-orang 'alim atau para ustadz atau para penceramah saja yang belajar Bahasa arab. Kita sebagai orang awam tidak perlu mempelajarinya. Sekarang kan sudah banyak terjemahan bahkan “AI” (Artificial Intellegent / Kecerdasan Buatan) yang bisa kita baca dan tanyakan. Ini adalah pemikiran yang keliru. Sebagai seorang muslim, sudah sejatinya untuk mempelajari bahkan mengerti Bahasa Arab. Kenapa begitu? Karena sumber ajaran utama dalam ajaran Islam adalah al-Quran dan hadits yang seluruhnya tertuang menggunakan Bahasa Arab.

Saya mencoba membuat analogi, Topik mempunyai sepeda motor tapi dia tahu bagian-bagian dan fungsinya. Suatu ketika, ia pergi ke suatu tempat menggunakan motor tersebut. Di tengah perjalanan, motor tersebut tiba-tiba mati dan tidak bisa dinyalakan kembali. Ia mengalami kebingungan, kemudian dibawalah motor tersebut ke bengkel terdekat. Setelah melakukan pemeriksaan terhadap motornya. Pemilik bengkel mengatakan bahwa motornya mengalami kerusakan parah dan membutuhkan biaya yang cukup besar. Karena tidak mengetahui permalasahan motornya, Topik pun menyanggupi untuk membayarnya yang penting motornya bisa hidup kembali. Padahal kerusakan yang sebenarnya hanyalah, ada saalah satu kabel yang putus karena digigit oleh tikus.

Analogi di atas menggambarkan bahwa jika kita tidak paham terhadap sumber ajaran agama kita (al-Quran dan Hadist), mungkin kita bisa saja dibohongi oleh oknum bahkan musuh-musuh Islam karena ketidaktahuan kita.

Oleh sebab itu, marilah kita sedikit demi sedikit mulai memahami sumber ajaran agama kita melalui Bahasa aslinya, yaitu Bahasa Arab.