اَلْجَمْعُ
Jama’ (sebagian ada yang menulis
dengan kata “jamak”) atau plural merupakan lanjutan dari pembagian jenis
isim dari segi jumlahnya (‘adad / اَلْعَدَدُ). Sebuah kata dalam Bahasa arab jika jumlahnya lebih dari dua
atau lebih (tiga, empat, lima dan seterusnya), maka kata tersebut termasuk ke
dalam jama’. Misal: tiga orang muslim,
sebelas buku, seribu malam; maka kata “orang muslim” (مُسْلِمٌ), “buku” (كِتَابٌ) dan “malam” (لَيْلَةٌ) termasuk ke dalam bentuk jama’. Kata yang masuk ke dalam
kategori jama’ jika diartikan kedalam Bahasa Indonesia biasanya kata tersebut
mengalami pengulangan atau menambahkan kata “banyak”, atau “para”. Misal, kata “buku”
menjadi “buku-buku”; kata “orang” menjadi “orang-orang”; kata “tamu” menjadi “para tamu”. Bentuk jama’ dalam Bahasa Arab
terbagi menjadi tiga bentuk / pola, yaitu jama’ mudzakkar salim (جَمْعُ الْـمُذَكَّرِ السَّالِمُ); jama’
muannats salim (جَمْعُ الْـمُؤَنَّثِ السَّالِمُ); dan jama’ taksir (جَمْعُ
التَّكْسِيـْرِ).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar